Apa itu Asterisk?
Asterisk adalah kerangka kerja open source untuk membangun aplikasi komunikasi. Asterisk mengubah komputer biasa menjadi server komunikasi. Asterisk mendukung sistem IP PBX, gateway VoIP, server konferensi, dan solusi khusus lainnya. Ini digunakan oleh bisnis kecil, bisnis besar, pusat panggilan, operator dan agen pemerintah, di seluruh dunia. Asterisk gratis dan open source. Asterisk disponsori oleh Digium.source: https://www.asterisk.org/get-started
Bagaimana Cara konfigurasi nya?
Alat dan Bahan
- Server Asterisk atau debian
- Jaringan internet
- VMware Workstation
- Aplikasi Zoiper
Langkah-Langkah
Langkah Install Debian di VMware
- Pilih Create a new vitrtual Machine,muncul dialog,pilih saja typical(recommended) next
- Arahkan ke file iso debian nya,kemudain open>next
- Saran saya,file atau data VMware disimpan di data E atau D,jangan disimpan di C karena jika di C maka penyimpanan C penuh dan laptop atau computer akan lag atau tersendat.
- Dialog dibawah ini dikatakan”Jika pada lokasi penyimpanan data pada VMware terdapa nama yang sama maka nama yan sama sebelumnya akan hilang atau tertempa.Pastikan memberi nama yang berbeda
- Sesuaikain default saja,tetapi jika hardisk kurang dari 20 gb atur max size nya.
- Finish
- Pilih install
- Memilih Bahasa yang digunakan pada system operasi debian,disini saya menggunakan Bahasa inggris itun itung biar tambah pintar hihihih.
- Memilih lokasi anda ,karena lokasi saya di Indonesia saya memilihi asia.
- Karena Indonesia tidak ada di pilihan,saya memilih united states.
- Pada tahap ini disuruh memilih konfigurasi keyboard seperti”QWERTYUIP” pilih saja American English
- Tunggu beberapa menit
- Ketika saat loading muncul autoconfiguration ipv4.langsung klik cancel,kemudian pilih configure network manually
- Krena memilih konfigurasi manual maka kita akan disuruh menambahkan ip secara static
- Gateway nya 192.168.33.1.(bebas)
- Untuk nameserver nya sesuaikan gateway atau bisa server google (bebas)
- Jangan cancel,tunggu beberapa menit
- Hostname digunkan untuk identitas system operai debian anda.
- Tambahkan domain name sesuai keinginan mu ,sebenarnya tidak di isi tidak pengaruh,karena asterisk kali ini tidak membutuhkan domain name
- Nah ini tahap paling penting gan,kalian akan disuruh membuat nama password untuk user root pastikan membuat password mudah di ingat
- Tuliskan kembali password yang agan buat sebelumnya.
- Nama user untuk pengganti root.karena di debian pada awal login,kita hanya bisa login menggunakan user sebelum menkonfigurasi ssh pada debian tersebut agar bisa langsung login dengan root user
- Buat nama username untuk login debiannya nanti
- Buat sandi untuk user kinanto,buatlah sandi yang mudah diingat
- Ketik ulang password yang di buat tadi
- Setelah membuat nama user dan password,tahap selanjutnya memilih lokasi waktu pada daerah yang agan tempati,disini saya memilih western
- Dalam tahap partisi diks saya memilih use entire disk atau gunakan seluruh disk,karena hanya asterisk saja .
- Pilihlah sesuai pada gambar berikut
- Pilih semua files dalam satu pasrtisi
- Pilih finish partitioning and write changes to disk
- Kemudian Yes
- Tunggu beberapa menit,saat prosses membuat partisi
- Karena saya nanti menggunakan repo,jadi cd dan dvd pilih "no"
- Pada tahap ini agan disuruh memilih software apa saja yang agan gunakan nanti untuk asterisk,disini saya menggunakan web server,ssh server,dan standard system utilities
- Saat penginstallan boot loader,saya memilih /dev/sda
- Installasi berhasil pilih continue
- Login menggunakan user yang telah dibuat tadi,kemudian pindah ke user root agar bisa mengkonfigurasi debian.”su>password root”
- Sebelum menambahkan ip addres,konfigurasi adapter debian terlebih dahulu.Pilih Bridge dan centang repliace
- Untuk mengkonfigurasi ip address,ketik “pico /etc/network/interfaces” setelah itu konfigurasikan ip agar dhcp,seperti pada gambar di bawah ini.
- Agar bisa mengunduh file asterisk secara online,tambahkan repo kambing.ui.ac.id dan disable semua repo selain kambing.ui.ac.id. “pico /etc/apt/sources.list”
- Sebelum ifconfig,reboot terlebih dahulu debiannya.saat sudah reboot pastikan debian sudah mendapatkan ip dhcp
- Pastikan ping google sudah bisa atau sudah bisa terakses internet
- Ketik “apt-get update”
- “apt-get install asterisk” tekan Y untuk melanjutkan penginstallan
- Setelah penginstallan selesai edit pada sip.conf tambahkan script sesuai pada gambar.”pico /etc/asterisk/sip.conf”
- “pico /etc/asterisk/extensions.conf” tambahkan script seerti pada gambar pada paling akhir kemudian save setelah itu restart asterisk.”/etc/init.d/asterisk restart”
- Buka aplikasi Zoiper pada laptop kemudain masukan username dan password seperti pada gambar berikut
- Untuk hostname,gunakan ip address pada server asterisk dan asterisk menggunkan port 5060
- Pastikan SIP UDP found maka berhasil
- Setlah konfiguraasi Zoiper pada laptop berhasil kemudian beralih Zoiper pada handphone
- Sesuaikan ip pada asterisk server
-
- Pastikan juga sip udp pada handphone juga found
- Setellah itu zoiper pada laptop mencba mengubungi handphone
- Kemudian sebaiknya
Advertisement


























































EmoticonEmoticon