Search This Blog


Responsive Advertisement

Most Popular

Cara Menginstal Debian dan Konfigurasi Asterisk di VM Ware

- April 26, 2021
advertise here
advertise here

Apa itu Asterisk?

Asterisk adalah kerangka kerja open source untuk membangun aplikasi komunikasi. Asterisk mengubah komputer biasa menjadi server komunikasi. Asterisk mendukung sistem IP PBX, gateway VoIP, server konferensi, dan solusi khusus lainnya. Ini digunakan oleh bisnis kecil, bisnis besar, pusat panggilan, operator dan agen pemerintah, di seluruh dunia. Asterisk gratis dan open source. Asterisk disponsori oleh Digium.source: https://www.asterisk.org/get-started
Bagaimana Cara konfigurasi nya?

Alat dan Bahan

  1. Server Asterisk atau debian 
  2. Jaringan internet 
  3. VMware Workstation
  4. Aplikasi Zoiper 

Langkah-Langkah

Langkah Install Debian di VMware

  1. Pilih Create a new vitrtual Machine,muncul dialog,pilih saja typical(recommended) next
  2. Arahkan ke file iso debian nya,kemudain open>next
  3. Saran saya,file atau data VMware disimpan di data E atau D,jangan disimpan di C karena jika
    di C maka penyimpanan C penuh dan laptop atau computer akan lag atau tersendat.
  4. Dialog dibawah ini dikatakan”Jika pada lokasi penyimpanan data pada VMware terdapa nama yang sama maka nama yan sama sebelumnya akan hilang atau tertempa.Pastikan memberi nama yang berbeda
  5. Sesuaikain default saja,tetapi jika hardisk kurang dari 20 gb atur max size nya.
  6. Finish
  7. Pilih install
  8. Memilih Bahasa yang digunakan pada system operasi debian,disini saya menggunakan Bahasa inggris itun itung biar tambah pintar hihihih.
  9. Memilih lokasi anda ,karena lokasi saya di Indonesia saya memilihi asia.
  10. Karena Indonesia tidak ada di pilihan,saya memilih united states.
  11. Pada tahap ini disuruh memilih konfigurasi keyboard seperti”QWERTYUIP” pilih saja American English
  12. Tunggu beberapa menit
  13. Ketika saat loading muncul autoconfiguration ipv4.langsung  klik cancel,kemudian pilih configure network manually  

  14. Krena memilih konfigurasi manual maka kita akan disuruh menambahkan ip secara static
  15. Gateway nya 192.168.33.1.(bebas)
  16. Untuk nameserver nya sesuaikan gateway atau bisa server google (bebas)
  17. Jangan cancel,tunggu beberapa menit
  18. Hostname digunkan untuk identitas system operai debian anda.
  19. Tambahkan domain name sesuai keinginan mu ,sebenarnya tidak di isi tidak pengaruh,karena asterisk kali ini tidak membutuhkan domain name
  20. Nah ini tahap paling penting gan,kalian akan disuruh membuat nama password untuk user root pastikan membuat password mudah di ingat
  21. Tuliskan kembali password yang agan buat sebelumnya.
  22. Nama user untuk pengganti root.karena di debian pada awal login,kita hanya bisa login menggunakan user sebelum menkonfigurasi ssh pada debian tersebut agar bisa langsung login dengan root user
  23. Buat nama username untuk login debiannya nanti
  24. Buat sandi untuk user kinanto,buatlah sandi yang mudah diingat
  25. Ketik ulang password yang di buat tadi
  26. Setelah membuat nama user dan password,tahap selanjutnya memilih lokasi waktu pada daerah yang agan tempati,disini saya memilih western
  27. Dalam tahap partisi diks saya memilih use entire disk atau gunakan seluruh disk,karena hanya asterisk saja .
  28. Pilihlah sesuai pada gambar berikut
  29. Pilih semua files dalam satu pasrtisi
  30. Pilih finish partitioning and write changes to disk 
  31. Kemudian Yes
  32. Tunggu beberapa menit,saat prosses membuat partisi
  33. Karena saya nanti menggunakan repo,jadi cd dan dvd pilih "no"
  34. Pada tahap ini agan disuruh memilih software apa saja yang agan gunakan nanti untuk asterisk,disini saya menggunakan web server,ssh server,dan standard system utilities
  35. Saat penginstallan boot loader,saya memilih /dev/sda
  36. Installasi berhasil pilih continue
  37. Login  menggunakan user yang telah dibuat tadi,kemudian pindah ke user root agar bisa
    mengkonfigurasi debian.”su>password root”
  38. Sebelum menambahkan ip addres,konfigurasi adapter debian terlebih dahulu.Pilih Bridge dan centang repliace
  39. Untuk mengkonfigurasi ip address,ketik “pico /etc/network/interfaces” setelah itu konfigurasikan ip agar dhcp,seperti pada gambar di bawah ini.

  40. Agar bisa mengunduh file asterisk secara online,tambahkan repo kambing.ui.ac.id dan disable semua repo selain kambing.ui.ac.id. “pico /etc/apt/sources.list”
  41. Sebelum ifconfig,reboot terlebih dahulu debiannya.saat sudah reboot pastikan debian sudah mendapatkan ip dhcp

  42. Pastikan ping google sudah bisa atau sudah bisa terakses internet
  43. Ketik “apt-get update”
  44. “apt-get install asterisk” tekan Y untuk melanjutkan penginstallan
  45. Setelah penginstallan selesai edit pada sip.conf tambahkan script sesuai pada gambar.”pico /etc/asterisk/sip.conf”
  46. “pico /etc/asterisk/extensions.conf” tambahkan script seerti pada gambar pada paling akhir kemudian save setelah itu restart asterisk.”/etc/init.d/asterisk restart”
  47. Buka aplikasi Zoiper pada laptop kemudain masukan username dan password seperti pada gambar berikut
  48. Untuk hostname,gunakan ip address pada server asterisk dan asterisk menggunkan port 5060


  49. Pastikan SIP UDP found maka berhasil 
  50. Setlah konfiguraasi Zoiper pada laptop berhasil kemudian beralih Zoiper pada handphone
  51. Sesuaikan ip pada asterisk server 

  52. Pastikan juga sip udp pada handphone juga found
  53. Setellah itu zoiper pada laptop mencba mengubungi handphone







  54. Kemudian sebaiknya









Advertisement advertise here


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search